Posted by : Joko
24 Mar 2016

Nama: Dzulkifli (Zulkifli) bin Ayub, nama aslinya
Bisyr (Basyar)
Garis Keturunan:
Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan
⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris
as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh
as ⇒ Sam ⇒
Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra'u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒
Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒
al-'Aish ⇒ Rum ⇒ Tawakh
⇒ Amush ⇒ Ayub
as ⇒ Dzulkifli
as
Usia: 75 tahun
Periode sejarah: 1500 - 1425 SM
Tempat diutus (lokasi): Damaskus dan sekitarnya
Jumlah keturunannya (anak): -
Tempat wafat: Damaskus
Sebutan kaumnya: Bangsa Arami dan Amori (Kaum Rom), di
daerah Syria dan Yordania
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak 2 kali
Referensi dalam Al-Quran
Di dalam Al-Quran, nama Zulkifli as, disebutkan 2
kali, yaitu :
Surat Al-Anbiyaa' (Al-Anbiya') [21] : ayat 85
Surat Shaad (Sad) [38] : ayat 48
Pada Surat Al-Anbiyaa' (Al-Anbiya') [21] : ayat 85 dan
86, Firman Allah SWT :
(Ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Mereka
semua termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam
rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh.
Pada Surat Shaad (Sad) [38] : ayat 48, Firman Allah
SWT :
[38:48] Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa dan Zulkifli.
Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.
Riwayat Zulkifli sedikit sekali disebutkan dalam
Al-Qur'an. Menurut Mufassirin, nama aslinya ialah Basyar. Ia adalah putra Nabi
Ayub yang lolos dari reruntuhan rumah Nabi Ayub yang menewaskan anak-anak semua
Anak Nabi Ayub. Zulkifli adalah orang yang taat beribadah. Ia melakukan sholat
seratus kali dalam sehari.
Suatu ketika, raja di negeri Rom saat itu, Nabi Ilyasa
sudah semakin tua. Karena tak memiliki calon pengganti, raja mengadakan
sayembara kepada kaum Rom, bahwa siapapun yang berpuasa di siang hari,
beribadah di malam hari, dan tidak melakukan marah, ia akan diangkat menjadi
raja.
Hal ini terdapat dalam riwayat Ibnu Jarir : "Apabila Al-Yasa (Nabi Ilyasa), meningkat tua, dan
ingin memberikan tugas untuk memimpin bangsa Israel kepada yang sesuai. Baginda
mengumumkan: Hanya orang tersebut akan dipertimbangkan untuk menggantikan
baginda dan yang berpuasa pada siang hari, mengingati Allah pada malam hari dan
menahan diri daripada sifat marah. Salah seorang daripada mereka (Basyar)
berdiri dan berkata: Aku akan patuh kepada syarat-syarat tersebut. Baginda
mengulangi syarat-syarat itu semula sebanyak tiga kali dan lelaki yang sama
berjanji dengan bersungguh-sungguh akan memenuhi syarat-syarat tersebut. Maka
dia dilantik untuk membawa tugas tersebut."
Dari kutipan riwayat di atas, Basyar menyanggupi semua
persyaratan yang diberikan raja kepadanya. Ia pun dinobatkan menjadi raja. Pada
masa pemimpinannya, ia berjanji kepada rakyatnya untuk menjadi hakim adil dalam
menyelesaikan perkara. Karena keadilan beliau, maka ia disebut sebagai Zulkifli
pada masa itu.
Allah SWT mengangkatnya sebagai nabi dan rasul.
Setelah beberapa lama menjadi raja, beliau memenuhi segala janjinya, sehingga
Allah memberinya ujian kepadanya dengan setan yang berkeinginan untuk
menggoyahkan imannya.
Suatu ketika, setan menjelma sebagai musafir lelaki
tua. Keinginannya adalah membuat marah Zulkifli. Ia memaksa penjaga untuk dapat
masuk istana dan menemui Zulkifli pada larut malam. Lelaki tua itu diizinkan
masuk oleh penjaga istana. Dalam pertemuan tersebut, setan mengadu kepada
Zulkifli tentang kekejaman orang lain terhadap dirinya. Namun Zulkifli
menyuruhnya untuk datang besok malam ketika kedua belah pihak sudah merasa siap
untuk bertemu. Namun musafir tersebut mengingkarinya dan malah datang pagi
hari.
Keesokan harinya, musafir tersebut datang dan mengadu
seperti pada malam sebelumnya. Maka Zulkifli menyuruhnya untuk datang pada
malam hari saja. Lelaki itu berjanji dengan bersungguh-sungguh pada Zulkifli
untuk datang pada malam hari. Namun ia mengingkarinya.
Pada hari yang ketiga, musafir itu datang lagi. Pada
kali ini, tidak ada tanggapan dari Zulkifli. Maka setan itu tersebut menyelinap
menembus pintu dan menunjukkan dirinya kepada Zulkifli. Zulkifli sangat
terkejut melihat jelmaan setan tersebut. Lalu dia pun mengtahui bahwa musafir
itu adalah setan yang mencoba membuatnya marah namun setan itu gagal. Karena
keberhasilan Zulkifli menahan amarah, maka oleh Allah ia diangkat sebagai
seorang nabi.
Nabi Zulkifli diutus oleh Allah kepada kaum Rom agar
selalu mengingat satu Tuhan dan tidak menyembah berhala.
Suatu ketika terjadi pemberontakan di negerinya oleh
orang-orang yang durhaka kepada Allah. Zulkifli menyeru pada rakyatnya agar
berperang, namun mereka semua takut mati sehingga tak seorang pun yang mau
berperang. Mereka pun meminta Zulkifli untuk berdoa kepada Allah SWT agar mereka
semua tidak mati dan menang dalam perang. Zulkifli pun berdoa kepada Allah dan
Allah pun mengabulkan doanya.
Pendapat dan Kontroversi tentang Zulkifli
* Sebagian muslim sependapat dengan pandangan Muhammad
bin Jarir al-Tabari, mengangap Zulkifli adalah orang baik dan sabar yang selalu
menolong kaumnya dan membela kebenaran, namun bukan seorang nabi. Sebagian
lainnya percaya bahwa dia seorang nabi.
* Maulana Abul Kalam Azad menyatakan bahwa Zulkifli
adalah Siddhartha Gautama. Karena kata dzu pada namanya berarti orang atau
pemilik sedangkan kata kifl memiliki banyak maknanya. Salah satunya Kapilawastu
(tempat lahir Siddharta Gautama yang sekarang bernama Nepal). Namun ia tak
dapat menjelaskan lebih lanjut alasannya.
* Menurut Baidawi, Zulkifli seperti dengan nabi Yahudi
bernama Yehezkiel yang dibawa ke Babilonia setelah kehancuran Yerussalem.
Baginda dirantai dan dipenjarakan oleh Raja Nebukadnezzar. Baginda menghadapi
segala kesusahan dengan sabar dan mencela perbuatan mungkar Bani Israil.
* Menurut versi lain nama aslinya Waidiah bin Adrin.
Beliau nabi bagi penduduk Suriah dan sekitarnya. Beliau membangun kota Kifl di
Irak.
Diberdayakan oleh Blogger.







