• Posted by : Joko 2 Apr 2016

    Tentang Penindas / Zalim


    Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya
    Diriwayatkan dari (Abdullah bin Umar r.a.) : Rasulullah Saw pernah bersabda, “seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menindasnya, dan tidak menyerahkannya (ke tangan penindas). siapapun yang mencukupi kebutuhan saudaranya (sesama muslim), Allah akan mencukupkan kebutuhannya; siapapun yang membantu kesulitan seorang muslim, Allah akan membantu kesulitannya pada hari kiamat; dan siapa yang menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat."

    Menolong Penindas
    Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a. : Rasulullah Saw pernah bersabda, “tolonglah saudaramu, apakah ia seorang penindas atau tertindas", orang-orang bertanya, "ya Rasulullah ! telah menjadi kewajiban kami menolong yang tertindas, tetapi bagaimana mungkin kami menolong penindas?" Nabi Saw bersabda, "(tolong dia) dengan mencegahnya menindas orang lain".


    Laknat Allah untuk Orang Zalim
    Diriwayatkan dari Ibn Umar r.a. : aku pernah mendengar Rasulullah Saw  bersabda, “Allah akan mendekatkan orang beriman kepada-Nya dan akan menaungi dengan naungan-Nya. lalu Dia bertanya kepadanya, 'kamu pernah berbuat dosa ini dan ini?' ia akan berkata, 'benar Tuhanku'. Allah akan terus bertanya kepadanya hingga ia mengakui semua dosa yang pernah diperbuatnya dan berpikir bahwa dirinya akan binasa. Allah akan berkata, 'Aku telah menaungi (menyembunyikan) dosa-dosamu di dunia, dan sekarang Aku akan memberi ampunan'. kemudian kepadanya diberikan buku catatan perbuatan (amal) baiknya. sedangkan orang-orang kafir dan munafik (dosa-dosa mereka akan dibicarakan terbuka), dan para saksi akan berkata, 'inilah orang-orang yang berdusta dengan menentang Tuhan mereka'. ingatlah, laknat Allah menimpa orang-orang zalim (Qs. Hud:18)'"

    Penindasan Akan Dibalas Setimpal

    Diriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudri r.a. : Rasulullah Saw pernah bersabda, “ketika orang-orang beriman menyeberangi neraka dengan selamat, mereka akan diberhentikan di bagian jembatan yang melengkung antara neraka dan surga. Lalu mereka akan saling melakukan pembalasan terhadap ketidakadilan yang mereka lakukan didunia. Sehingga setelah disucikan dari semua dosa, mereka, barulah diperbolehkan masuk kedalam surga. Demi yang menggenggam jiwa Muhammad, para penghuni surga akan mengenal tempat tinggalnya di surga lebih baik daripada tempat tinggalnya di dunia.




    Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. :  Rasulullah Saw pernah bersabda, “siapapun yang menindas kehormatan orang lain atau hal lainnya, ia harus segera meminta maaf kepadanya sebelum datang hari kiamat yang pada saat itu tidak akan ada dinar atau dirham (yang dapat mengganti kezalimannya). Apabila ia memiliki amal saleh, maka amal salehnya akan diambil sesuai dengan bobot penindasan yang telah dilakukannya (di dunia). Dan jika ia tidak mempunyai kebaikan, maka dosa-dosa yang tertindas akan dibebankan kepadanya.”


    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • Diberdayakan oleh Blogger.

    Multimedia Updates

    - Copyright © PosoBedug.com - Powered by jmulyanto7@gmail.com - buatan dari joko mulyanto -