Posted by : Joko
8 Apr 2016
Sahabat dunia islam, taukah anda
sesungguhnya hanya Allah SWT lah yang dapat melapangkan rezeki dan
menyempitkan rezeki seperti dalam firman Allah SWT Q.S Azzumar : 52
Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa
Allah melapangkan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang
dikehendaki-Nya? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat
tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman. (Q.S Azzumar : 52)
Menurut H. Abdul Kadir Badjuber yang
dikutip dari Buletin dakwah, Ulama ahli tafsir imam ibnu katsir
menjelaskan bahwa dahulu orang orang musrik tidak tahu bahwa
sesungguhnya Allah SWT yang melapangkan dan menyempitkan rezeki seorang
hamba.
Kemudian ibnu katsir mengomentari ayat
Q.S Azzumar : 52 bahwa sesungguhnya Allah SWT yang melapangkan dan
menyempitkan rezeki seorang hamba, maka sudah sepatutnya bagi seorang
mukmin menyakini bahwa Allah SWT lah yang mampu melapangkan dan
menyempitkan rezeki seorang hamba. Dan tidak ada Dzat lain yang bisa
menghalangi jika hamba-nya mendapatkan kelapangan rezeki. Itu mutlak
hanya Allah Dzat yang maha kuasa atas segala sesuatuyang Ia kehendaki.
Oleh karenanya, rezeki itu adalah
perkara yang Ghaib, yang tidak satu pun makhluk di muka bumi ini dapat
memastikan bahwa pagi atau sore nanti adalah rezekinya. Tidak ada yang
sanggup memastikannya. Karenanya rezeki itu memerlukan kunci kunci
pembuka rezeki.
Berikut Kunci Kunci Pembuka Rezeki
Pertama, Menunaikan hak hak Allah SWT. Maksudnya adalah jika kita selalu menunaikan hak hak Allah maka Allah pun akan mebukakan pintu rezekinya. Sebagaimana Allah Berfirman :
Jikalau sekiranya penduduk
negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan
kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan
(ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.(
Q.S Al-A’raf : 96)
Dari ayat ini para ulama menjelaskan
bahwa ibadah dan senantiasa menjaga ketaatan kepada Allah
SWTsesungguhnya merupakan kunci yang mendatangkan rezeki dari Allah SWT.
Selain kita melakukan usaha, ikhtiar dan
doa saat berusaha mengais rezeki, itu juga merupakan kunci pembuka
rezeki. Karena pada intinya rezeki itu adalah adanya keberkahan walau
sedikit tapi berkah jikalau banyak maka bisa berbagi untuk orang lain.
Kedua, berbuat baik kepada orng yang lemah.
Nabi bersabda, “umat ini akan di tolong
lewat perantara orang orang lemah, dikarenakan doa, shalat dan
keikhlasan mereka”. (HR. Bukhari)
Menolong dan meringankan beban mereka
yang lemah, membantu orang yang kesusuahan, yatim piatu, orang miskin.
Bisa jadi Allah membukakan untuk kita pintu pintu rahmat karunia dan
kebaikan yang sebelumnya tertutup, kemudian terbuka karena doa dari
mereka. Subhanallah.
Ketiga, Istighfar
Manusia tidak lepas dari kesalahan dan
dosa, di sebabkan sifat lupa, lalai, mengikuti hawa nafsu, godaan setan
dan sebagainya. Maka dengan cara istighfar meminta ampunan agar dosa
kita dihapuskan.
Imam Al-Qurthubi berkata menerangkan
dalam ayat S. Hud : 3. “hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan
bertaubat kepada-Nya.” Adalah dalil yang menunjukan bahwa istighfar
merupakan sarana diturunkanya rezeki dan hujan. ( Baca juga : Empat Amaliah Keistimewaan Istighfar )
Pada akhir ini perlu di ingat oleh kita
adalah sesungguhnya rezeki itu bukan hanya sebatas harta saja, tetapi
amat luas seperti kesehatan, anak anak, teman teman yang mencintai kita,
istri yang shalehah dan banyak lagi yang lainya. Itu merupakan rezeki
yang perlu kita syukuri. Wallahu A’lam
Diberdayakan oleh Blogger.







